Mengelola Strategi Pengembangan Merk – Brand Strategy

Sebuah brand adalah sebuah janji. Ini akan memberitahukan kepada pelanggan apa yang anda janjikan kepada mereka.

Itulah mengapa dalam setiap organisasi, apakah itu online atau offline, harus memulai dengan sebuah proses untuk mengembangkan brand dengan cara menjawab pertanyaan “Kita berjanji akan akan memberikan apa kepada anda ?” Victoria Secret memberikan janji kepada pelanggannya bahwa mereka akan mendapatkan pakaian yang berkualitas yang akan membuat mereka (atau yang menerima) merasa dan terlihat cantik.

Ia melanjutkan dengan janji bahwa mereka akan menerima apa yang mereka pesan dalam waktu yang wajar, dan jika untuk beberapa alasan mereka tidak puas, konsumen dapat mengembalikan barangnya dan menerima pengembalian uang (baik di toko-toko dan katalog dan outlet online). Continue reading

Prinsip dalam Mengelola Brand Strategy dan Brand Management

Brand Asset Management adalah proses yang telah terbukti untuk mengelola brand sebagai aset untuk memaksimalkan nilai mereka. Proses ini melibatkan empat tahapan kunci.

Phase One: Developing a Brand Vision

Pertama, menentukan strategi dan tujuan keuangan dan tujuan yang ingin dicapai oleh brand anda:
a) Seberapa baik Visi Bran anda dalam hubungannya dengan tujuan perusahaan? Jika tidak berhubungan, dapatkah Brand Asset Management membentuk hubungan itu?
b) Jurang pertumbuhan keuangan apa yang ingin anda atasi? Berapa banyak total dolar yang bisa diperoleh ?
c) Apakah pejabat manajemen setuju dengan tujuan dan obyektif brand ini? Apakah brand akan dilihat sebagai sebuah aset atau hanya piranti pemasaran ? Continue reading

Brand Management, Brand Loyalty dan Brand Strategy

Brand Loyalty, merupakan konstruksi utama dalam pemasaran, merupakan tingkat kesukaan pelanggan terhadap merk. Hal ini dapat mencerminkan seberapa besar kemungkinan bagi pelanggan untuk berpindah ke merk lain, terutama ketika merk tersebut membuat perubahan baik pada harga maupun keistimewaan produk.

Seiring dengan meningkatnya Brand Loyalty, maka kerentanan berbasis pada pelanggan dalam tindakan kompetitif dapat berkurang. Ini merupakan salah satu indikator dari ekuitas merk yang dapat ditunjukkan dalam kaitannya dengan keuntungan di masa depan, karena Brand Loyalty menerjemahkan secara langsung penjualan di masa depan. Continue reading

Slide1