Product Life Cycle atau Memahami Siklus Hidup Produk dalam Manajemen Pemasaran

Setiap barang yang dipasarkan, baik itu berupa produk maupun jasa layanan, memiliki siklus yang dimulai dari awal ketika mereka mulai dipasarkan dan berakhir ketika produk tersebut mulai mengalami penurunan yang bisa disebabkan karena penurunan minat masyarakat, situasi ekstrem yang memengaruhi nama produk, atau penurunan kualitas.

Product Life Cycle alias Siklus Produk merupakan bagian dari analisis bisnis dan pemasaran yang berfokus pada empat tahap produk yaitu:

• Introduction (Pengenalan), yaitu ketika produk atau layanan baru diluncurkan.

• Growth (Perkembangan), yaitu ketika produk atau layanan mulai dikenal dan mulai menarik minat konsumen.

• Maturity (Kematangan), yaitu tahap dimana permintaan akan produk atau layanan sudah berada dalam tahap stabil dan arus distribusi mengalir lancar.

• Penurunan (Decline), yaitu tahap dimana jumlah permintaan akan produk atau layanan mulai menurun akibat persaingan, perubahan selera masyarakat atau situasi ekstrim yang merusak citra produk. Continue reading

Cara Menentukan Segmentasi Pasar secara Benar dan Menguntungkan

Kita sering menemukan suatu perusahaan menciptakan produk-produk berbeda dengan sasaran target konsumen berbeda, padahal jenis produknya mungkin mirip antara satu dan yang lain. Hal ini disebut segmentasi pasar, atau pembagian pasar untuk membidik beberapa kelompok yang masing-masing sangat homogen dengan karakteristik uniknya sendiri.

Segmentasi pasar biasanya dilakukan untuk memperluas keuntungan dari perusahaan dan meraih target konsumen yang lebih luas.

Karena merupakan hal yang cukup beresiko, setiap aktifitas segmentasi pasar harus dibarengi dengan faktor-faktor sebagai berikut: Continue reading

Tipe dan Jenis Produk dalam Ilmu Manajemen Pemasaran

Dalam perencanaan dan pengembangan produk, dikenal tiga tipe produk yang dipasarkan kepada konsumen. Perencanaan dan pengembangan produk merujuk pada ketiga jenis produk ini, tergantung dari jenis produk apa yang diusahakan oleh perusahaan.

Ketiga jenis produk ini adalah:
• Convenience Goods
Ini adalah jenis produk yang biasanya bisa dibeli dengan mudah dan dengan usaha minimum. Hal ini karena kebanyakan konsumen biasanya sudah familiar dengan atribut dan karakteristik produk-produk ini.

Contohnya adalah barang-barang kebutuhan sehari-hari, koran, majalah, makanan ringan, obat-obat generik seperti obat batuk atau sakit kepala, dan sebagainya.

Shopping Goods
Ini adalah jenis produk yang atribut dan kualitasnya belum begitu familiar bagi konsumen, sehingga mereka membutuhkan atribut tambahan seperti merk, reputasi barang dan harga (tidak semudah saat membeli convenience goods). Continue reading

Cara Terbaik untuk Merekrut Salesman Hebat dan Sales Manager Top

Anda pernah melihat manajer penjualan yang sukses?

Kesuksesan mereka juga memerlukan pemahaman dan pengetahuan tentang produk yang mereka jual.

Jika mereka terus-menerus menjual produk kepada pelanggan dengan mendatangi pelanggan baru mengeluarkan dan ide-ide mereka untuk menarik perhatian, mereka akan membuat pelangan merasa tertarik dan bersemangat untuk membeli produk tersebut, padahal yang sering terjadi adalah penolakan yang merupakan bagian dari pekerjaan tersebut.

Sales kadang mengalami situasi yang tidak menguntungkan, mereka harus melawan ego untuk mengalahkan pelanggannya. Sementara hal ini tidak menciptakan persaingan dan memaksa konsumen atau pelanggan untuk membeli produk yang bersangkutan. Continue reading

Matriks Pengembangan Pasar dan Diversifikasi Produk

Matriks Pemasaran merupakan diagram yang menggambarkan bagaimana seharusnya sebuah langkah atau strategi pemasaran diambil. Diagram sederhana ini menggambarkan perbandingan antara empat hal: pasar yang ada sekarang, produk yang ada sekarang, pasar yang menawarkan produk baru, serta tentu saja produk barunya.

Dengan membandingkan antara sifat pasar dan produknya, kita bisa menentukan, secara kasar, garis besar strategi yang harus diterapkan jika sifat pasar dan produknya sendiri berada dalam kondisi tertentu. Continue reading

Strategi Instagram Marketing yang Paling Cetar Membahana

Strategi pemasaran melalui media online atau internet adalah hal yang jamak dilakukan. Berbagai jenis media online yang ada saat ini dapat dimanfaatkan untuk tujuan pemasaran.

Diantara berbagai mode media online yang bisa dipergunakan, medial sosial online seperti Instagram juga bisa dimaksimalkan untuk kepentingan pemasaran sebuah produk ataupun jasa.

Instagram merupakan sebuah media sosial dimana para anggotanya saling berbagi foto yang mereka ambil dari kehidupan sehari-hari.

Fokus dari Instagram berupa foto atau gambar, membuat mereka yang melihat gambar tersebut merasa lebih dekat dengan apa yang ada dalam gambar, dan hal ini membuka jalan terhadap sebuah strategi marketing yang baru yaitu pemasaran secara visual. Continue reading

Strategi Pemasaran Melalui Channel Youtube yang Paling Wow

Selain Facebook dan Twitter, salah satu media sosial yang biasa dijadikan sebagai media pemasaran adalah Youtube. Menggunakan video sebagai alat promosi memang cukup efektif terlebih lagi Youtube sekarang sudah sangat populer sebagai situs web sharing.

Menggunakan video sebagai sarana promosi dapat dilakukan baik pelaku bisnis online maupun offline. Memilih Youtube sebagai media promosi sangat tepat karena lebih dari 20 juta orang yang mengunjungi situs web sharing ini setiap harinya.

Hal ini membuat peluang mendapatkan konsumen semakin besar. Anda dapat meng-upload video mengenai usaha Anda.

Video tersebut bisa berupa iklan atau deskripsi mengenai usaha Anda. Format video pun bisa berbagai macam. Video dengan formal flv terbilang pilihan yang paling tepat karena format tersebut dapat diputar di berbagai macam web asalkan web tersebut memiliki Flash Player. Continue reading

Strategi Penjualan yang Hebat dari Samsung Korea

Samsung Eletronik tentu bukanlah nama yang asing lagi di telinga masyarakat. Perusahaan asal Korea Selatan ini didirikan oleh seorang pemilik tanah bernama Lee Byung-Cuhll pada tahun 1938. Pada masa awal pendirian, perusahaan ini bergerak dalam bidang ekspor yang mengekspor berbagai produk dari Korea Selatan ke China. Kemudian pada tahun 80-an, Samsung mulai berkembang dan fokus pada industri elektronik. Baru kemudian di tahun 90-an, perusahaan ini fokus pada barang industri.

Meskipun telah berkembang, reputasi Samsung masih sebagai perusahaan yang membuat peralatan elektronik berkualitas low-end dan dikenal sebagai imitator. Hal itu disebabkan oleh sumber daya manusia yang murah, sehingga produksi baru sebatas produk-produk berharga rendah. Strategi yang digunakan pada waktu itu adalah cost atau price leadership.

Setelah tahun 1997, Asia mengalami krisis ekonomi dan banyak perusahaan merugi, termasuk Samsung. Continue reading

Konflik antara Orang Penjualan vs Pemasaran

Pemasaran dan penjualan merupakan dua hal yang berbeda, namun berkaitan erat satu sama lain, sehingga banyak orang yang menganggap kedua hal tersebut sama. Pemasaran memiliki cangkupan pekerjaan yang luas dan dianggap pekerjaan dibalik meja. Sedangkan penjualan, merupakan salah satu bagian dari pemasaran dengan konsep yang lebih spesifik serta memiliki fungsi penting sebagai ujung tombak.

Pemasaran menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong dalam buku The Principles of Marketing edisi 12, adalah proses dimana perusahaan menciptakan nilai bagi pelanggan dan membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan, dengan tujuan menangkap nilai pelanggan sebagai imbalannya.

Lebih jauh Philip Kotler menjelaskan bahwa marketing merupakan usaha memahami kebutuhan pelanggan, mengembangkan produk dan jasa yang menyediakan nilai unggul bagi pelanggan; menetapkan harga, mendistribusikan dan mempromosikan produk dan jasa secara efektif, sehingga produk dan jasa tersebut mudah terjual. Dari penjelasan ini, maka ditarik kesimpulan bahwa fokus pemasaran lebih ditekankan pada kepuasan pelanggan (satisfaction) dan kepuasan tersebut dapat terwujud bila kebutuhan (needs), keinginan (wants) dan permintaan (demands) dari pelanggan terpenuhi. Continue reading

Slide1