Bagaimana Cara Meningkatkan Kualitas Tim Penjualan

Sebuah perusahaan yang berorientasi profit tentu selalu mencari celah untuk meningkatkan tingkat penjualan produk yang dihasilkan olehnya.

Karena itulah manajemen sales menjadi penting karena ini sangat terkait dengan analisis dan perencanaan strategis untuk membuat produk anda bernilai di mata konsumen. Namun tentu semua yang dikatakan hanya sekedar abstraksi.

Pada hakikatnya mengelola aktivitas dan produktivitas tenaga penjualan merupakan tugas-tugas yang memerlukan detail orientasi dan sungguh merupakan sebuah hal yang sulit dilakukan.

Jika tim manajemen penejualan tidak mampu menjual barang sesuai target pendapatan, maka tegelincirlah mereka. Kunci untuk melakukan manajemen penjualan yang efektif adalah berusaha untuk memenuhi syarat-syarat rencana penjualan, membuat rancangan ide tentang penjualan, dan membentuk sistem kerja yang efektif .Semua elemen tersebut kemudian diatur dan pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan mendorong pendapatan yang positif.

Lupakan kuantitas tanpa kualitas. Artinya di sini anda perlu menekankan bahwa tim penjualan (sales team) dinilai bukan berdasarkan jumlah orang dalam satu tim, melainkan kualitas yang merata dan nyata. Karenanya persoalannya sebetulnya juga bisa berada pada titik di mana anda tidak memiliki tim penjualan dengan kualitas yang mumpuni.

Jika demikian persoalannya, maka sebagus apapun rencana penjualan yang anda buat, ini semua tidak akan menghasilkan output yang positif bagi perusahaan anda. Berikut beberapa metode yang bisa anda terapkan untuk meningkatkan kualitas tim penjualan:

1) Lakukan analisis terhadap kinerja historis tim penjualan, tujuannya supaya anda bisa memperoleh informasi tentang kemunduran/kemajuan di berbagaiwilayah target penjualan. Cara seperti ini bisa membantu anda menggerakkan target penjualan ke arah yang telah ditentukan.

Analisis ini harus dikembangkan dengan terlebih dahulu melihat kapasitas pendapatan suatu wilayah dalam satu tahun terakhir dan menerapkan persentase pertumbuhan yang kemudian diproyeksikan oleh tim penjualan. Gunakanlah matriks untuk mengukur kinerja; tanpanya anda tidak bisa melakukan analisa dan pengukuran dengan baik.

2) Anda bisa mendesain satu set matriks yang dipakai untuk mengukur kinerja standar pada setiap tim penjualan. Desain yang sama juga bisa digunakan digunakan sebagai pedoman bagi tim penjualan.

Misalnya, tetapkanlah ukuran matriks yang harus dicapai oleh anggota tim penjualan setiap harinya. Seorang penjual yang tidak mampu mencapai matriks minimum harus dilatih supaya ia bisa meningkatkan kinerhanya.

Makin ketat standar angka matriks yang anda buat, makin bagus ia untuk digunakan memotivasi para anggota tim penjualan.

3) Kembangkan sistem yang bisa melacak pendapatan yang dihasilkan setiap minggunya. Sistem semacam ini akan membantu anda membandingkan jumlah penjualan mingguan dengan rencan penjualan yang telah ditentukan sebelumnya.

Peran departemen akutansi yang melaporkan hasil penjualan sangat krusial. Anda juga perlu untuk membeberkan hasil penjualan tiap minggu kepada staf yang bertanggung jawab menangani bidang penjualan. Ini perlu dilakukan untuk meningkatkan motivasi kerja bagi mereka yang tidak mencapai target penjualan yang telah dibebankan. Juga, sistem tersebut merupakan bahan bantuan terbaik bagi anggota tim penjualan.

4) Jadwalkan pertemuan rutin, antara bagian penjualan dan para manajer. Oleh karena itu setidaknya anda harus menjadwalkan rapat staf minimum sekali seminggu, dan kemudian mengadakan pertemuan individual setiap bulannya.

Dalam sebuah rapat umum, biasanya dibahas mengenai angka kerugian dan jumlah penjualan. Mereka yang terlibat rapat juga bisa dibiarkan untuk menawarkan saran bisnis baru. Pertemuan individual juga penting terutama untuk mengetahui kendala lapangan yang dihadapi oleh penjual, maupun untuk mengetahui masalah-masalah pribadi yang mungkin menhambat mereka.

5) Adakan training selama waktu tertentu, jika dibutuhkan.

6) Meninjau kinerja penjualan dan matriks di setiap kuartal. Dari sana anda bisa menentukan apakah ada perubahan yang perlu dibuat.

Slide1

Slide1