Kasus Strategi Pemasaran Bank BRI untuk Britama Junio

Setiap bank tentu memiliki strategi pemasarannya masing-masing, termasuk strategi pemasaran Bank BRI. Bank BRI dalam sejarahnya telah lahir sejak tahun 1985, terlahir menjadi bank yang pemerintah pertama yang Indonesia miliki dan paling besar.

Baru kemudian di tahu 1992, statusnya berubah menjadi PT atau Perseroan Terbatas.

BRI menjadi bank yang perkembangannya sangat pesat hingga ke pelosok dengan banyaknya kantor BRI Unit yang dimiliki. Sejauh ini BRI kurang lebih memiliki jumlah unit kerja 4447 buah.

Unit ini terdiri dari kantor pusat: 1, kantor wilayah: 12, kantor inspeksi/ SPI: 12, kantor cabang di dalam negeri: 170, kantor cabang pembantu: 145, kantor cabang khusus: 1, New York Agency: 1, Caymond Island Agendy: 1, kantor perwakilan Hongkong: 1, kantor kas bayar: 40, kantor mobil bank: 6, P. Point: 193, Bank BRI Unit: 3705, dan pos pelayanan desa: 357.

Sebagai bank yang sudah dikenal dengan kredibilitasnya di masyaratakat, BRI terus meningkatkan kepercayaan nasabahnya dengan menawarkan produk-produk terbaru dan terbaiknya. Baik itu sebagai produk yang dikembangkan maupun turunan dari pengembangannya. Produk-produk yang ditawarkan inilah yang membutuhkan strategi pemasaran yang baik dari bank BRI agar nasabah tertarik.

Strategi pemasaran yang dimiliki BRI selama ini selalu sukses, karena BRI selalu mampu menentukan setiap produk yang dikeluarkannya sebagai produk yang tepat sasaran dengan harga yang tepat. Saluran untuk distribusi dan tempat promosi yang dipilihpun sangat tepat.

Hal ini bisa terjadi karena BRI selalu menetapkan segala sesuatunya dengan cermat. Sehingga bauran pemasaran mampu menghasilkan kepuasan dari konsumen dan keberlanjutan dari usahanya.

Salah satu contoh strategi Pemasaran Bank BRI yang paling menaik yaitu untuk salah satu turunan produk BRI yang bernama Britama, Britama Junio. BRI yang menargetkan produk ini untuk mereka yang masih anak-anak dengan usia di bawah 17.

BRI memiliki tujuan yang mulia untuk produknya ini, yaitu agar sejak usia dini, anak-anak mengenal apa itu menabung, kenapa harus menabung, termasuk kenapa harus di bank. BRI ingin agar anak-anak memiliki kegemaran menabung.

Untuk menarik perhatian anak-anak yang notabene menyenangi kartun, nasabah pun mendapatjan BRI Card Private Label dengan edisi terbatas yang lucu. BRI memakai icon kartun yang lucu dan diidolakan anak-anak seperti Tom and Jerry, Superman, dan Tweety.

Bahkan saking menariknya pemberian kartu ini, nasabah di atas 17 tahun banyak yang memilih BRitama Junio tersebut. BRI juga menyediakan asuransi untuk kecelakaan bagi para nasabah yang memilih produk ini selain juga memiliki kesempatan untuk memenangkan undian dari Untung Beliung Britama.

Saldo awal yang ditetapkan untuk membuka rekening Britama Junio hanya Rp. 250.000, selanjutnya untuk menabung karena target pasarnya anak-anak, maka minimumnya pun sangat bersahabat yaitu Rp. 10.000. Bunga yang akan didapatkan mulai 2% per tahun untuk salo minimal Rp. 500.000 – Rp. 5.000.000, untuk Rp. 5.000.000 sampai Rp. 50.000.000 bunganya akan meningkat 2,25% per tahun.

Saldo Rp. 50.000.000 – Rp. 100.000.000 per tahunnya akan mendapatkan Bunga 2,5%, untuk saldo dengan jumal Rp. 50.000.000 – Rp. 1.000.000.000 bunganya 3,25% per tahun, dan terakhir untuk saldo di atas satu milyar, maka Bungan per tahunnya 4%.

Sebagai strategi Pemasaran Bank BRI untuk tempat promosinya, BRI melakukan promosi Britama Junio ini selain di cabang atau unit secara umum, promosi juga dikhusukan di unit yang berdiri di sekolah atau kampus.

Setiap nasabah baru akan dijaring untuk mengenal produk Britama Junio ini sehingga mereka tertarik. Hal ini selain menjaring anak muda, tentu saja para orang tua akan semakin tertarik karena ini membantu mereka mengajarkan menabung pada anaknya.

Selain secara personal selling sebagai pendekatan kepada nasabahnya, BRI juga melakukan promosi dengan membuka stand di sekolah, kampus, kantor, hingga pusat perbelanjaan agar konsumen semakin tertarik dan menjadi nasabahnya.

Strategi Pemasaran Bank BRI untuk produk Britama Junio ini secara umum telah menerapkan formulasi yang selama ini dimiliki bank BRI dan selalu direkomendasikan.

Melakukan peningkatan kualitas tabungan dimana di dalamnya termasuk juga marketing mix, selalu melakukan peningkatan pelayanan, melakukan optimalisasi terhadap sarana promosi yang telah dimiliki sebelumnya. Dilakukan juga penetapan aturan main atau syarat ketentuan yang jelas dalam memberikan hadiah. Melakukan peningkatan kualitas dari setiap sumber daya manusia yang dimilkinya, serta mempertahankan apa yang sudah nasabah dan masyarakat berikan yaitu kepercayaan mereka.

Strategi Pemasaran Bank BRI yang selalu sukses meraup banyak nasabah dan meningkatkan kepercayaan mereka dimana tidak terbatas hanya pada produk Britama Junio saja. Hal ini membuat BRI posisinya selalu kuat.

Salah satunya dalam penguasaan kredit mikro, pangsa pasarnya masih diungguli BRI. Posisinya semakin kuat karena strategi BRI yang selalu mampu membaca pasar berupa kebutuhan nasabah dimana nasabah itu berada. Strategi Pemasaran Bank BRIyang mampu mengungguli bank-bank lain di Indonesia memang patut diacungi jempol. Selama ini BRI lah yang mampu masuk hampir ke semua pelosok Indonesia.

Bahkan untuk daerah yang masih belum kota sekalipun, ATM BRI telah banyak ditemukan. Selain mengenalkan masyarakat pada produk-produk yang bisa memenuhi kebutuhan mereka, BRI pun secara tidak langsung telah mengajak masyarakat sadar akan perkembangan teknologi saat ini.

Teknolgi yang tidak terbatas pada tempat, membuat masyarakat desa tahu apa itu ATM. Mereka tidak lagi bingung bagaimana kartu mereka gunakan bisa dipakai mengambil uang yang mereka simpan.

Slide1

Slide1