Strategi Pemasaran Starbuck Cafe

Bagi Anda para pengelola bisnis, layak mengetahui bagaimana strategi pemasaran Starbuck Coffee sebagai salah satu perusahaan berskala dunia yang sudah cukup terkenal. Perusahaan Starbuck Coffee merupakan perusahaan kopi berkelas dunia, sehingga produk-produk yang dihasilkan sudah cukup bisa dipercaya.

Perusahaan Starbuck Coffee menargetkan bahwa perusahaan mereka mampu menjadi tempat ke tiga bagi konsumen setelah rumah dan tempat bekerja atau melakukan aktivitas. Artinya Starbuck Coffee telah merancang sebuah misi besar untuk bisa mampu sukses di dunia bisnis.

Keberhasilan sebuah bisnis usaha tak lain dipengaruhi oleh bagaimana strategi pemasaran yang dilakukan. Strategi pemasaran Starbuck secara garis besar meliputi tiga hal, yakni akan dijelaskan sebagai berikut.

Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang strategi pemasaran, business strategy dan customer service, silakan KLIK disini.

1. Strategi segmenting
Strategi pemasaran Starbuck berbasis segmenting merupakan strategi yang didasarkan pada analisa yang kuat terhadap kondisi segmentasi target konsumen yang ditetapkan. Melalui berbagai pertimbangan dan penilaian yang kuat maka dilakukan upaya-upaya kreatif marketing yang didasarkan pada kondisi segmentasi konsumen.

Proses strategi segmenting berupaya untuk mengelompokkan segmentasi konsumen kepada kelompok-kelompok yang lebih homogen.

Strategi pemasaran Starbuck yang didasarkan pada strategi segmenting menganalisa beberapa hal terkait segmentasi yang akan dipilih, beberapa diantaranya adalah:

a.apakah segmen yang dipilih tersebut sudah cukup besar?

b.apakah ada daya beli yang kuat terhadap segementasi yang dipilih?

c.apakah segementasi yang dipilih bisa dibedakan dengan segmentasi lainnya?

d. apakah sudah ada pesain lain yang telah menguasai segmen yang Anda pilih tersebut?

e.apakah segmentasi pasar yang dipilih tersebut bisa dijangkau?

f.apakah kita memiliki sumber daya yang cukup untuk menguasai segmen yang dipilih tersebut?

2. Strategi targeting
Strategi targeting yang dilakukan di dalam strategi pemasaran Starbuck selanjutnya merupakan hasil dari strategi segmenting yang sudah dilakukan.

Dalam menetapkan target pasar yang ingin dicapai maka perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah sebagai berikut:

a. Bagaimana kondisi pasar yang kita targetkan tersebut? apakah sudah berubah saat sekarang ini? apakah kita tidak membidik pasar yang sebenarnya sudah ditinggalkan oleh para konsumen yang kita harapkan?

b. Apa yang menjadi landasan dan alasan kita memilih target pasar tersebut? mengapa tidak segmen yang lain?

c. Mampukah kita membuktikan bahwa segmen ini terbukti cukup potensial dan menguntungkan untuk dipilih?

d. Strategi apa yang akan kita lakukan apabila pasar yang kita pilih tersebut ternyata tidak merespon? Apa penyebab mereka biasanya tidak merespon?

e. Adakah segmen pasar lain yang lebih menguntungkan?

f. Beberapa kriteria sebuah pasar yang dijangkakan akan optimal diantaranya adalah: responsif, penjualan yang besar dan luas, pertumbuhan cukup memadai sesuai dengan yang diinginkan, jangkauan dan jaringan media yang ada.

3. Strategi positioning
strategi pemasaran Starbuck selanjutnya adalah strategi positioning, yakni bagaimana upaya yang akan dilakukan konsumen untuk mencari informasi mengenai produk Anda, bagaimana konsumen mampu mengingat dan menyimpan produk Anda di dalam memori mereka.

Ada beberapa informasi yang bisa diingat konsumen dalam memori yakni; nama atau merek yang unik, karakteristik merek tertentu, iklan dari merek tertentu dan sebagainya. Beberapa hal yang bisa dilakukan pada strategi positioning adalah sebagai berikut:

a.strategi komunikasi
b.event marketing
c. atribut produk
d.klaim yang unik mengenai produk dan dibuktikan dengan fakta yang ada

Beberapa bentuk strategi pemasaran Starbuck di atas bisa Anda coba adopsi untuk mengembangkan usaha bisnis yang Anda kelola agar lebih maju dan berkembang.

Jika Anda ingin mendapatkan slide presentasi bagus tentang strategi pemasaran, business strategy dan customer service, silakan KLIK disini.

Slide1

Slide1