Merancang Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu yang Hebat

kepada masyarakat, agar perusahaan yang memasarkan produk tersebut bisa mendapat arus konsumen yang cukup signifikan untuk mendatangkan profit secara konsisten. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah sebagai berikut.

• Memilih sasaran audiens, yaitu target yang tepat untuk produk yang akan dipasarkan. Misalnya, apakah suatu produk kendaraan akan cocok ditawarkan untuk pembeli eceran (konsumen biasa) ataukah perusahaan yang akan memerlukan kendaraan tersebut untuk bisnis?

• Menentukan tujuan komunikasi. Misalnya, apakah suatu iklan dirancang untuk mendorong konsumennya berpikir, membujuk konsumen dengan halus atau bahkan langsung menyuruh bertindak?

• Merancang pesan. Misalnya, pesan jenis apakah yang bisa membuat konsumen tertarik untuk membeli, yang bisa menarik perhatian dan yang bisa langsung mendorong sikap konsumen?

• Memilih saluran komunikasi, yaitu sarana penyampaian iklan dan promosi yang paling pas, misalnya apakah sarana yang digunakan adalah internet, media massa atau sebuah event yang dirancang khusus untuk promosi.

Mengidentifikasi Sasaran Komunikasi Pemasaran
Dalam komunikasi bentuk apapun, sangat penting untuk menentukan siapa sasaran komunikas yang dituju perusahaan untuk memasarkan produknya. Jenis sasaran komunikasi pemasaran ini akan menentukan bagaimana sebuah produk dipasarkan. Ada beberapa kategori sasaran komunikasi pemasaran, yaitu:

• Pelanggan industri besar
Pelanggan dari golongan ini biasanya memerlukan produk yang akan langsung membawa pengaruh pada produksi mereka sendiri. Jenis komunikasi pemasaran yang dilakukan harus mengacu pada kebutuhan paling anyar dari industri ini, misalnya ketika perusahaan akan memasarkan alat-alat las berteknologi laser pada perusahaan pertambangan.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Digital Marketing. Download Gratis Sekarang.

• Pelanggan eceran/retail
Pelanggan dari golongan ini adalah masyarakat umum. Jenis komunikasinya harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa mereka akan memerlukan/menginginkan produk tersebut, misalnya produk kebutuhan sehari-hari.

• Pengambil keputusan
Pelanggan golongan ini merupakan para pemegang keputusan penting di industri, perusahaan atau institusinyanya sendiri, sehingga produk yang ditawarkan sebaiknya mendukung perannya. Dalam hal ini, badan pemerintah bisa termasuk dalam pihak konsumen pengambil keputusan.

• Pembawa pengaruh
Pembawa pengaruh juga merupakan konsumen dengan tingkat kepentingan besar, dan membawa pengaruh bagi komunitas lain di sekitarnya.
Selain kategori ini, ada juga kategori berdasarkan tipe pembelanja.

Sasaran komunikasi pemasaran bukan hanya termasuk dalam kategori konsumen, namun ada juga pembagian yang mencakup tipe gaya belanja. Siapapun yang menjadi target konsumen suatu produk, caranya berbelanja akan menentukan tipe produk yang dibuat, berapa macam jenisnya, apa fungsinya dan bagaimana cara memasarkannya.

Berikut adalah beberapa jenis tipe pembelanja yang harus diperhitungkan dalam penentuan sasaran komunikasi pemasaran:

• Pembelanja hedonis, yaitu mereka yang berbelanja karena melihat aspek prestise dan kepuasan semata. Pembelanja jenis ini seringkali berasal dari golongan menengah ke atas, dan cenderung lebih impulsive dalam berbelanja. Akan tetapi, tergantung produknya, terkadang konsumen menengah ke bawah pun bisa melakukan belanja jenis ini.

• Pembelanja utilitarian, yaitu mereka yang berbelanja berdasarkan aspek praktis atau kegunaan dari produk tersebut. Istilahnya, mereka berbelanja karena ‘memang perlu,’ bukan untuk gaya-gayaan atau prestise. Siapapun bisa memiliki gaya belanja seperti ini, namun orang yang anggaran belanjanya terbatas cenderung memiliki gaya belanja seperti ini.

Setelah sasaran komunikasi ditentukan, maka bentuk penyampaian pesan pun menjadi hal selanjutnya yang harus disampaikan.

Menentukan Tujuan Komunikasi
Jika perusahaan sudah memiliki produk, karakteristik produk serta sasaran pemasaran, maka selanjutnya adalah menentukan tujuan komunikasi. Tujuan komunikasi dapat dibagi ke dalam tiga aspek, dimana aspek-aspek ini merupakan sasaran perilaku konsumen yang ingin dicapai oleh pemasar yang merumuskan model pemasaran tersebut.

Model komunikasi diharapkan menjadi cara untuk memancing perilaku tertentu dari target konsumen, seperti:

• Penanaman pesan. Komunikasi pemasaran diharapkan dapat menanamkan suatu pesan tertentu terhadap konsumen sehingga alam bawah sadar mereka akan terus mengingatnya. Ini merupakan sasaran di aspek kognitif, dimana biasanya dilakukan untuk memasarkan produk baru.

• Perubahan sikap. Komunikasi pemasaran tahap ini diharapkan dapat membuat konsumen berubah sikap terhadap produk tersebut, dari hanya mengetahui tentangnya atau tak yakin tentang produk tersebut kemudian menjadi menginginkannya. Ini merupakan sasaran di aspek afektif, dimana biasanya dilakukan untuk meningkatkan popularitas produk yang sudah mulai dikenal.

• Mendorong konsumen untuk bertindak. Pada tahap ini, komunikasi pemasaran diharapkan mendorong konsumen segera bertindak dengan membeli. Ini biasanya dilakukan untuk mendorong pembelian produk yang atributnya sudah dikenal.

GRATIS - 7 materi pelatihan yang WOW dan 5 ebook yang LUAR BIASA tentang Ilmu Bisnis dan Digital Marketing Download Gratis Sekarang.

Free Ebook

Dapatkan Lima Buku Dahsyat tentang Karir, Strategi Bisnis, Motivasi dan Financial Freedom secara GRATIS!