Strategi Penjualan yang Hebat dari Samsung Korea

Samsung Eletronik tentu bukanlah nama yang asing lagi di telinga masyarakat. Perusahaan asal Korea Selatan ini didirikan oleh seorang pemilik tanah bernama Lee Byung-Cuhll pada tahun 1938. Pada masa awal pendirian, perusahaan ini bergerak dalam bidang ekspor yang mengekspor berbagai produk dari Korea Selatan ke China. Kemudian pada tahun 80-an, Samsung mulai berkembang dan fokus pada industri elektronik. Baru kemudian di tahun 90-an, perusahaan ini fokus pada barang industri.

Meskipun telah berkembang, reputasi Samsung masih sebagai perusahaan yang membuat peralatan elektronik berkualitas low-end dan dikenal sebagai imitator. Hal itu disebabkan oleh sumber daya manusia yang murah, sehingga produksi baru sebatas produk-produk berharga rendah. Strategi yang digunakan pada waktu itu adalah cost atau price leadership.

Setelah tahun 1997, Asia mengalami krisis ekonomi dan banyak perusahaan merugi, termasuk Samsung.

Namun, perusahaan ini mampu merespon kondisi tersebut dengan baik sehingga dapat bertahan. Samsung melakukan turn around strategy dengan mulai memperbaiki kualitas dan melakukan inovasi-inovasi produk, walaupun tetap mengusung kebudayaan tua Korea Inc yang tidak fleksibel.

Target pasar juga semakin difokuskan dengan membidik pasar dengan permintaan terbesar yaitu Amerika yang perkembangannya tinggi dan China yang pertumbuhannya cepat.

Kini, Samsung Group menjadi salah satu perusahaan elektronik raksasa yang meraih kesuksesan di seluruh dunia. Ada empat divisi utama yang dioperasikan, yaitu digital media, informasi dan komunikasi, semikonduktor dan juga rumah tangga. Perubahan besar yang kemudian mengembangkan perusahaan ini adalah hasil dari filosofi Manajemen Baru yang mulai diterapkan pada tahun 1993, dimana perusahaan berkomitmen untuk memprio