Kenapa Target Penjualan Tidak Tercapai dan Solusi untuk Meningkatkan Kinerja Sales Marketing

Target penjualan, ada kalanya jumlah yang sudah disepakati sebagai targetnya tersebut tidak tercapai. Ketidakberhasilannya pencapaian target penjual ini pun harus dievaluasi.

Evaluasi yang dilakukan selain akan memberi tahu Anda penyebab-penyebab ketidakberhasilan tersebut, juga akan memberikan kuci keberhasilan yang harus dimiliki untuk pencapaian target atau prestasi di periode berikutnya. Karena, dengan evaluasi tersebut, solusi-solusi yang Anda butuhkan pada setiap penyebab ketidakberhasilan akan ditemukan.

Kurangnya motivasi merupakan penyebab pertama ketidakberhasilan pencapaian target penjualan. Motivasi atau dorongan selain Anda dapatkan langsung dari orang-orang di sekitar dengan semangat melalui kata-kata juga bisa Anda dapatkan bahkan dari sebuah khayalan. Bayangkanlah bagaimana Anda jiga target penjualan tersebut tercapai. Anda akan merasa puas, dan sebaliknya begitu malu ketika tidak tercapai.

Fokuskan bayangan Anda tersebut pada perasaan, jangan pada uang yang akan didapatkan. Kebahagiaan Anda seperti apa, begitu juga dampaknya pada orang di sekitar Anda. Jika profit besar pasti Anda bisa mengajak keluarga mendapatkan apa yang mereka inginkan dan membayar gaji karyawan dengan lancar. Bayangkanlah bagaimana rasa bahagia mereka atau bagaimana jika karyawan tidak mendapatkan gaji mereka, tentu Anda tidak ingin hal itu terjadi.

Sebagai solusi dari untuk mendapatkan motivasi ini, ciptakanlah kondisi kepepet. Anda pasti tahu bahwa setiap orang kepepet terkadang berubah menjadi banyak ide. Coba tempatkan, bayangkan jika Anda berada dalam kondisi kepepet. Bagaimana atau cara apa yang harus Anda lakukan agar bisa bergerak dan keluar dari kondisi tersebut, kerja keras apa yang harus dilakukan.

Menuliskan sesuatu juga tidak kalah penting dalam pencapaian target. Kegagalan dalam mencapai target biasanya terjadi karena target tidak sungguh-sungguh dituliskan dan hanya disimpan di kepala.

Padahal, apa yang disimpan tersebut terkadang ada lupanya belum lagi ditambah pikiran yang lain. Target lebih baik dituliskan agar Anda bisa fokus dan tahu tata letaknya dimana dalam catatan Anda tanpa harus bingung di taruhnya dimana. Anda bisa melihatnya kapan saja dan menjadikannya sebagai semangat atau motivasi juga.

Komitmen merupakan bagian penting dalam pencapaian. Tanpa adanya komitmen yang 100% dipegang, mustahil target tercapai. Seseorang dengan komitmen yang jelas, tentu akan melakukan apa saja hingga targetnya tercapai. Jadi, sebaiknya dalam menyusun langkah untuk pencapaian target, Anda beritahukan pada orang-orang terdekat di perusahaan termasuk follower Anda. Mereka yang tahu, yang mengikuti tersebut akan menjadi pengingat Anda dengan komitmen yang telah Anda sepakati dengan diri Anda.

Jika Anda sudah memiliki motivasi, target pencapaian Anda telah dituliskan, Anda pun telah memiliki komitmen, namun semuanya belum atau tidak akan berjalan dengan lancar jika Anda tidak memiliki kedisiplinan. Kegagalan target pencapaian sering terjadi karena hal ini. Beranggapan tidak ada yang mengawasi sehingga Anda bertindak semaunya.

Padahal, action plan yang sudah dibuat, disepakati, dan ditetapkan harus berjalan sesuai dengan jadwalnya. Anda harus disiplin agar keteraturan serta langkah yang digunakan bisa berjalan sesuai rencana. Rasa malas memang akan menghampiri setiap orang sebagai godaan yang akan menghasilkan sikap semaunya. Ketika hal ini datang, coba ingat kembali apa yang menjadi komitmen Anda dan kembalikan motivasi dengan cara membayangkan tersebut.

Evaluasi kegagalan akan menghas