Kasus Manajemen Pemasaran Asli Indonesia

Dalam hal pemasaran tentu saja semua pebisnis melakukan strategi untuk menjadikan produk mereka menjadi nomor satu. Demikian juga dengan bisnis di Indonesia yang penuh dengan persaingan. Banyak kasus pemasaran Indonesia yang melibatkan pebisnisnya harus memutar otak lebih keras karena adanya pesaing yang terlalu banyak.

Seperti beberapa jenis produk yang sama namun dengan merek berbeda dan perusahaan produksi yang berbeda, mereka saling berlomba bahkan kadang saling menjatuhkan.

Kasus pemasaran asli Indonesia dengan berbagai produk sama namun mereknya berbeda dan perusahaan yang berbeda kadang bisa menjadi masalah besar.

Slide BSM Horizontal

Tidak sedikit dari perusahaan pesaing yang menjatuhkan perusahaan lainnya dengan cara yang tidak baik. Walaupun pemerintah tidak begitu menanggapi kasus pemasaran yang bermasalah tersebut namun sebagai pebisnis yang baik seharusnya kita bisa bersaing secara sehat tanpa harus menjatuhkan lawan bisnis kita.

Jika anda melihat beberapa iklan di televisi yang memamerkan beberapa produk mereka tentu anda bisa menyimpulkan bahwa kasus pemasaran Indonesia kadang memang saling menjatuhkan. Seperti iklan XL dan IM3, kedua iklan tersebut memang saling menjatuhkan.

Dengan kata-kata yang dilontarkan oleh pengiklannya keduanya saling menjelekkan. Kita bisa memahami bahwa pesan yang disampaikan kedua iklan tersebut memang untuk memprofokasi penonton untuk memilih satu diantara yang terbaik.

XL dengan slogannya berusaha untuk mematikan pesaingnya dengan kata-kata yang sedikit menyinggung pihak atau merek lainnya.

Demikian juga dengan IM3, IM3 juga tidak mau kalah, salah satu merek perusahaan telekomonikasi ini juga membuat slogan yang membuat penonton atau konsumen yakin bahwa IM3 adalah yang terbaik dari lainnya.

Kasus pemasaran Indonesia antara XL dan IM3 bukanlah satu kasus yang mencolok namun banyak lagi kasus pemasaran yang memanas hanya dengan slogan atau kata-kata dari pengiklannya.

Download slide presentasi yang sangat memikat tentang MARKETING PLAN dan MARKETING STRATEGY DISINI.

Berbeda dengan kedua perusahaan telekomunikasi di atas, Tekomsel sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi yang sudah lama tetap berpromosi tanpa harus menjatuhkan lawan bisnisnya.

Telkomseel tetap menghargai rivalnya walaupun mereka adalah pesaing bisnis yang berat, dengan strategi bisnis dan inovasi yang lebih baik Telkomel mampu bersaing dengan lawan bisnisnya tanpa harus saling menjatuhkan dalam pembuatan iklannya.

Ini adalah salah satu cara berbisnis yang baik dan seharusnya XL maupun IM3 juga menggunakan cara yang sama dalam berpromosi. Dengan demikian persaingan bisnis menjadi persaingan bisnis yang sehat.

Selain kedua kasus pemasaran Indonesia di atas masih banyak lagi persaingan bisnis yang terjadi diantaranya dengan adanya ikaln produk mie instan. Banyak sekali mie instan yang dipromosikan di televisi.

Semua merek tersebut saling mengunggulkan produknya bahkan kadang mereka saling menjatuhkan dengan harga yang sangat miring namun dengan kwalitas yang lebih baik.

Kita bisa melihat antara dua merek mie instan yaitu mie Sedap dan Indomie, kedua merek ini saling memberikan harga yang terjangkau dan memberikan inovasi yang berbeda untuk tiap produk yang di keluarkan. Salah satu dari mereka harus mencari inovasi lagi untuk bisa menyaingi salah satunya.

Download slide presentasi yang sangat memikat tentang MARKETING PLAN dan MARKETING STRATEGY DISINI.

Selain mie, persaingan lain dari produk minuman botol juga sama tak kalah beratnya. Beberapa perusahaan asing yang mensuplai jenis minuman botol seperti Tekita dan Frestea, mulai mengembangkan inovasi baru untuk mengalahkan beberapa produk minuman dalam negeri seperti teh botol Sosro.

Dengan promosi besar-besaran tersebut perusahaan asing berupaya mendongkrak pemasaran produknya. Namun teh botol Sosro tidak mau kalah, merek satu ini juga mengatur strategi harga dan promosi yang baik untuk mengimbangi merek pesaingnya.

Slide BSM Horizontal

Comments are closed.